AJO PIAMAN

Just another WordPress.com weblog

untitled

bila saya bertanya pada puan
kenapa matahari hilang di malam hari
pastilah puan menjawab karena digantikan bulan
bila saya bertanya pada puan
kenapa api dapat membakar
pastilah puan menjawab karena panas
tapi bila puan bertanya pada saya
kenapa saya berkasih pada puan
pastilah karena cinta

(bukan) awal

Ternyata sudah hampir dua tahun saya tidak mengurusi blog saya ini. ibarat barang yang sudah lama ditinggal, tentulah blog saya ini sudah berdebu. Bahkan passwordnya pun sudah lupa.
Entah kenapa, akhir-akhir ini bersemangat kembali untuk menulis. Mudah-mudahan ini akan jadi awal yang baik

Ayo Cari Telur Retak!!

telur

Telur dengan kondisi kulit retak atau cacat, ternyata membawa berkah tersendiri bagi penjual telur di tengah semakin membumbungnya harga-harga sembako.

Telur retak yang biasanya dianggap rusak dan tidak terpakai itu mendadak jadi incaran pembeli seperti yang terjadi di Pasar Muntilan, Magelang.

Walaupun telur-telur itu retak cukup parah hingga hampir separuh cangkang terbuka, tetap saja laris manis diserbu pembeli.

Penggemar telur retak ini, biasanya adalah para pemilik warung makan dan jajanan. Harga telur retak sebesar Rp 9.000-Rp 9.600 per kg lebih murah dibandingkan harga telur hasil sortiran yang kini sudah mencapai Rp 11.000 per kg.

Krisis memang akan selalu ada di sepanjang kehidupan manusia, timbul dan tenggelam. Harga barang boleh naik, daya beli boleh turun, tapi mindset bisnis harus jalan terus.

Jualan telur biasa kurang laku, jual telur retak. Jadi… Buka mata lebar-lebar dan asah terus mindset bisnis anda.

Laptop meleduk

Seoul – Penyebab meledaknya laptop LG di Korea Selatan beberapa saat yang lalu jadi misteri yang belum terpecahkan. Laptop milik seorang wartawan itu meledak tiba-tiba dalam keadaan sleep mode. Ledakan ini kemudian dinyatakan berasal dari baterai laptop tersebut.

Penyelidik dari lembaga pemerintah, The Korea Electrotechnology Research Institute, menyatakan bahwa baterai meledak dalam sebuah keadaan panas dan tekanan yang tidak biasa. Namun, para peneliti ini tidak bisa memastikan penyebab situasi tersebut. Jika dalam keadaan normal, baterai tersebut dinyatakan aman digunakan.

Eom Seung-wook, salah satu penelitinya, telah mengujicoba model baterai yang sama dan dinyatakan memenuhi standar keamanan. Namun, Eom menambahkan bahwa karena begitu banyaknya baterai yang beredar, memang tidak semuanya bisa terjamin keamanannya.

Setelah mengamati hasil penyelidikan tersebut, pihak LG menyatakan mereka tidak berencana melakukan penarikan baterai. Seperti dikutip dari KoreaTimes, Jumat (15/2/2008), alasannya adalah karena berdasarkan analisis di atas, ledakan terjadi karena laptop dipakai dalam situasi yang tak semestinya.

LG menambahkan bahwa mereka akan melakukan tindakan yang perlu untuk meningkatkan keamanan laptop. Adapun sang wartawan sendiri telah mendapatkan ganti rugi sebuah laptop LG baru sebagai ganti laptopnya yang meledak.

Kasus ledakan baterai laptop memang pernah begitu menghebohkan. Di tahun 2006, pernah dilakukan penarikan sekitar 10 juta unit baterai Sony karena insiden ledakan baterai laptop semacam ini.

Cantik itu opini publik ?

 

Siapa yang tidak senang melihat orang berpenampilan menarik, cantik, anggun dan elegan. Tapi kecantikan itu terkadang merupakan opini pribadi karena memang kecantikan itu relatif tergantung dari pencitraan masing-masing viewernya. Bahkan dalam bentuk ekstrem muncul ungkapan bahwa “Cantik itu relatif dan jelek itu mutlak..”. Ada benarnya kadang akan tetapi jelek itu juga relatif. Karena sesuatu yang tidak dapat dihitung secara kuantitatif dapat menimbulkan penilaian kualitatif yang beragam, yang contoh nyatanya, ya itu kecantikan.

Tapi dewasa ini dipercaya bahwa kecantikan itu karena bentukan opini publik. Misalnya seseorang yang biasa saja, tetapi di blow out oleh media atau sekelompok individu menjadi orang yang cantik. Karena pemujaan berlebihan ole media dan sekelompok individu memunculkan opini publk bahwa orang tersebut memang cantik. Selain itu media juga mempunyai pengaruh untuk memepengaruhi opini publik. Dalam duni industri hiburan modern, kebanyakan sosok cantik digambarkan seorang wanita berambut panjang, berambut lurus berhidung mancung, berkulit bersih dan putih, langsing, tinggi semampai, berkaki panjang, jari-jari yang lentik. Begitulah salah satu cantik digambarkan di media. Karena masyarakat terus disuguhi dengan tayangan-tayangan yang akhirnya mempengaruhi penilain subjektif mereka terhadap kecantikan.

Kalau ditilik ke masa lalu, nampaknya pendapat yang mengatakan bahwa cantik itu merupakan opini publik sepertinya ada benarnya juga. Standar kecantikan tiap-tiap masa itu berbeda, Dahulu di India bahwa sesuatu yang lebih besar terlihat lebih cantik. Big is beautiful. Jadi wanita dengan badan lebih berisi lebih cantik daripada wanita yang langsing selain itu wanita dengan rambut yang tidak lurus itu dianggap cantik. Contoh lain, Cleopatra yang begitu diagung-agungkan kecantikannya setelah direkonstruksikan kira-kira bentuk wajahnya jauh tak lebih cantik dibandingkan dengan Elizabeth Hurley yang memerankan Cleopatra pada salah satu film Hollywood. Tapi yang perlu dicatat, kita membandingkannya dengan wanita cantik zaman sekarang, sedangkan Cleopatra berasal dari masa lalu. Bisa ditarik benang merah, bahwa bisa jadi standar kecantikan pada zaman itu adalah seperti yang ditampilkan Cleopatra.

Selain itu ras dan warna kulit juga menimbulkan pengaruh pada pandangan publik terhadap kecantikan. Contohnya blow up media yang menyebutkan bahwa standar kecantikan Hollywood merupakan kecantikan yang “sebenarnya” (truth beauty), juga menimbulkan opini publik bahwa yang cantik itu ya blonde, berkulit putih, rambut lurus atau di blow dan lain-lain sehingga ras-ras lain yang tidak berkulit putih dinilai punya kecantikan kelas dua. Padahal bisa saja ras-ras lain punya daya magis yang berbeda.

Terserah teman-teman percaya atau tidak bahwa kecantikan itu opini publlik, tapi sebelum saya menutup tulisan saya ini ada sebuah pepatah melayu kuno yang mengatakan..”Bukanlah cinta karena cantik, tetapi cantik karena cinta…”  

mata

mata

http://buytaert.net/cache/images-miscellaneous-2

 

 

 

Ini adalah mata saya bukan mata malaikat ataupun mata setan. Ini mata untuk melihat jadi sama sekali dengan mata kaki. Kalau ada memandang mata ini apakah anda melihat sosok mata keranjang yang suka cuci mata..? Atau barangkali ini adalah mata seorang mata-mata intelijen yang suka memata-matai orang lain…? Atau bahkan ada yang berpikir kalau ini adalah mata orang baik yang selalu melihat dengan mata hati, yang hati dan pikirannya sejernih mata air.

Tapi berhati-hatilah anda dengan pandangan mata anda, karena bisa saja anda tertipu dengan pandangan mata, anda bisa menjudge orang lain hanya dengan tatapan mata, atau anda bisa jadi anda tiba-tiba jatuh cinta hanya karena tatapan mata itupun bila anda percaya love at first sight. Atau kalau anda agak sadis anda bisa saja mencongkel mata ini dan menggorengnya menjadi telor mata sapi..eh telor mata manusia.

Saya tidak usah mengajak anda untuk ber-thrill ria dengan mata. Mungkin lebih baik kita memejamkan mata dan melayangkan pikiran sejenak. Andaikan suatu ketika anda berada di sebuah pantai yang disirami matahari yang hangat sehingga memaksa anda memakai krim sun block dan kaca mata hitam. Dan indahnya pemandangan sekitar pantai yang bagus buat cuci mata.

Dan tiba-tiba lewat seorang gadis cantik dengan kaca mata ala Victoria Beckham, yang memaksa mata anda jelalatan. Dan tiba-tiba pula dia berada di depan mata anda dan bertanya kepada anda, apakah dia boleh bergabung dengan anda. Mata anda langsung berbinar-berbinar dan langsung mempersilahkan gadis berkaca mata duduk disamping anda.

Kemudian si gadis membuka kaca matanya dan apa yang anda lihat …? Sepasang mata indah bola pingpong !! Begitu kata Iwan Falls. Tiba-tiba mulut anda latah langsung menyanyikan lirik lagu Iwan Falls tadi, “Mata indah bola pingpong masihkah kau kosong, bolehkah aku membelai bibirmu yang aduhai…”. Si gadis hanya diam dan tersenyum.

Anda tidak menyadari bahwa di belakang anda istri/pacar anda telah berdiri dengan mata kesetanan. Ternyata dari tadi ia memata-matai anda, si mata keranjang. Dia sekarang berada di depan mata anda dan bersiap-siap mencongkel mata anda untuk digoreng menjadi telor mata sapi eh.. telor mata manusia. Dan si gadis ternyata adalah mata-mata yang disewa istri anda..matilah anda…

Makanya jangan jadi mata keranjang. Jadilah pria baik yang berpikir dan bertindak dengan mata hati, yang hati dan pikirannya sejernih mata air.(Tidak) Seperti mata saya…he..he…

 

Made In China

Made In China

Intro
Cerita tentang Malin Kundang si anak durhaka tentu tidak asing lagi bagi kita. Malin Kundang dikutuk jadi batu karena kedurhakaannya. Ternyata ada versi lain yang mengatakan, konon Malin Kundang berubah kaku menjadi batu karena makan permen buatan China. Bagaimana bisa ?
Setelah Malin Kundang mengusir dan menghardik Ibunya yang tua renta, ia merasa bersalah dan duduk sambil melamun di tepi pantai. Tiba-tiba ombak membawa sebuah botol. Malin Kundang penasaran dan mengambil botol yang dikiranya surat kaleng itu. Di dalam botol tersebut ternyata terdapat banyak permen beraneka rasa. Pada label botol tersebut tertulis FOR MALIN. Malin Kundang yang sudah berlayar kemana-kemana sudah menguasai berbagai bahasa, termasuk bahasa Inggris.”For Malin…? Ini untukku…?” Malin bertanya-tanya pada dirinya sendiri. “Siapa gerangan orang yang baik hati ini.. di saat aku gundah gulana begini mengirimi permen..” Dia kemudian mengamati lagi botol tadi, dan ternyata di belakangnya tertulis Made In China.”Oooo.. Ternyata Laksamana Cheng Ho yang baik itu mengirimiku permen.” Malin langsung menerka bahwa pengirim permen itu adalah laksamana Cheng Ho karena di botol itu tertulis Made in China.
Tanpa pikir panjang Malin langsung melumat permen itu sampai habis. Setelah memakan permen Malin merasa tubuhnya kaku, matanya berkunang-kunang, ia limbung dan jatuh dalam posisi bersujud. Tubuhnya yang kaku tidak bisa digerakkan lagi dan ajaib perlahan-perlahan tubuhnya membatu. Maka jadilah si Malin Kundang jadi batu.

Akhir-akhir ini produk china yang beredar di Indonesia ternyata mengandung zat-zat berbahaya seperti Formalin dan Dietil Glikol. Setelah diadakan penyelidikan oleh BPOM ternyata barang-barang impor dari China seperti permen, pasta gigi, obat-obatan terbukti mengandung zat berbehaya. Bahkan karena terungkapnya kasus ini Kepala BPOM-nya China langsung divonis hukuman mati.
Barang-barang buatan China memang cukup digemari di Indonesia karena harganya yang lebih murah dibandingkan produk impor dari negara lain. Contohnya pasta gigi buatan China dengan kemasan ukuran besar harganya sama dengan pasta gigi lain dengan ukuran medium. Keadaan ekonomi yang sekarang masih carut marut tentu mendorong masayarakat untuk membeli produk China yang murah. Namun ternyata harga memang sebanding dengan kualitas.
Ternyata produk-produk yang berasal dari luar negeri banyak tidak melewati proses pengujian BPOM, sehingga banyak beredar produk yang tidak jelas standar keamanannya beredar di pasaran. Salah satu cara agar kita tidak mengkonsumsi produk yang tidak jelas standar kemanannya lebih baik kita memakai produk dalam negeri yang sudah terdaftar dan teruji dan melewati standar yang ditetapakn BPOM. Ayo pakai produk dalam negeri !

Naiak pesawat cigak baruak

Naiak pesawat cigak baruak

Kalau di daerah dakek tampek tingga ambo ado oto yang istilahnyo oto cigak baruak, konon namonyo cigak baruak dek saking bejubelnyo penumpang oto banyak urang yang bagalayuik bantuak cigak baruak..makonyo namonyo cigak baruak. Oto cigak baruak biasonyo kalangan penumpangnyo memang urang2 menengah ke bawah (bukan maksud me-marjinalkan), biasonyo otoko acok maangkuik amai-amai pai atau baliak dari balai.
Dari oto cigak baruak ambo bacarito tentang pesawat. Kini siapapun bisa terbang..Everyone can fly..baitu kecek salah satu maskapai penerbangan nasional, sejak hargo tiket pesawat nan ndak jauah dari hargi tiket oto bus banyak urang nan lah mancandu naiak pesawat. Kalau dulu urang ka naiak pesawat bacaliak dulu urangnyo, kok ndak pejabat kok ndak urang kayo, kalau kini amai-amai nan biaso naiak cigak baruak (sekali lagi bukan maksud ingin memarjinalkan) pun lah biaso pulo naiak pesawa
Tapi kini industri penerbangan nasional sedang taguncang dek larangan Uni Eropa bagi maskapai Indonesia untuak mandaraik di sinan, alun pulo Arab Saudi jo Korsel yang menyusul keputusan UE tu. Hal itu memang tak lepas dari banyaknyo kecelekaan transportasi yang merenggut banyak jiwa. Katonyo keamanan penerbangan di Indonesia alun memenuhi standar Internasional, alun pulo pesawat indonesia nan lah gaek –gaek, kanai angin saketek manggaretek, apolai Indonesia yang talatak di daerah tropis punyo iklim yang tak menentu yang manjadi “lawan barek” bagi industri penerbangan nasional.
Tapi bantuaknyo larangan Uni Eropa ko ado udang di baliak batunyo. Masalahnyo perusahaan tukang buek pesawat takah Boeing jo Airbus sedang gencar2nyo mangaluaan pesawat baru untuak dipasarkan. Saatnyo pesawat cigak baruak tu diganti jo pesawat yang konon kabaryo lebih ramah lingkungan dan hemat bahan bakar. Kalau pesawat lah batuka sadonyo, bisuak mungkin urang babaliak naiak oto liak dek hargo tiket naiak. Tapi bisa juo ndak, soalnyo urang awak lah macandu naiak pesawat (cigak baruak)….

Waang ko kritis atau iri…?

Waang ko kritis atau iri…?

Kiniko perkembangan teknologi informasi alah sangat pesatnyo, teknologi yang dulunyo hargonyo mahal kini lah dapek dibali dengan hargo tajangkau, masih segar dalam ingatan ambo, katiko awal tahun 90-an, katiko hape hanyo dipakai urang2 tertentu, urang2 yang yobana balabiah pitihnyo, dek hargonyo nan amuah sampai 15 juta walau bantuaknyo ndak jauah beda jo HT, bahkan bisa dipakai untuak maampok, maaf, …anjiang gilo. Tapi kini cubo caliak mulai dari lapisan bawah sampai yang paliang ateh, dari nan masih basarawa merah alias masih es-de sampai angku2 punyo nan namonyo handphone tu…
Hape kini bukan sekedar sebagai alat komunikasi bagi urang2 tapi lah jadi gaya hidup, makonyo muncullah hape nan bisa bakodak, mandanga lagu, mambuek filem (iko nan babahayo) dan lain2. Selain hape, smartphone, PDA, communicator etc. kini gadget yang harus dimiliki masyarakat modern adalah laptop. Akhir2 ko sejak tukul lah mamakai laptop, sado urang seolah2 latah mamakai laptop, tamasuak anggota dewan yang terhormat yang maminta-minta pulo laptop, ndak tangguang2 hargonyo harus diateh 20 juta. Banyak nan protes, apo guno laptop dibalian kalau hanya untuak dijadian bantal untuak lalok waktu sidang, atau anggota DPR nio main dota atau counterstrike daripado bacakak di ruang sidang..OK lah kalau lai pandai mamakainyo, kalo indak baa…?untuang lai ndak jadi bali laptop tu, ko ndak lah bara bara pitih negara abih
Lah malenceng pulo ambo dari topik..Jadi kiniko walau negara ito alun lapeh dari banyak masalah, tapi daya beli masyarakat terhadap gadget-gadget terbaru tetap tinggi. Buktinyo beberapa tahun kalakangko negara kito dinobatkan sebagai pangsa pasar terbesar NOKIA di dunia. Ironis bukan..? Urang bangsaik gadang balanjo..padialah utang banyak asa wak lai dapek bagaya. Mancaliak fakta nan nampak di lapangan urang indonesia ko mambali barang bukan mancaliak nilai guna tapi labiah untuak pamer, menunjukkan status sosial, jadi mubazir rasonyo kalau smartphone yang hargonyo 7 juta hanyo dipakai untuak SMS-an, laptop hargo 20 juta kaateh hanyo dipakai untuak mangetik samo manonton DVD bajakan.
Selain tu konsumen indonesia mancaliak barang dari bantuaknyo terlebih dahulu, contohnyo anak2 gadih urang kayo indonesia labiah suko mambali Honda JAZZ dari pado ditawari TOYOTA Yaris yang hargonyo notabene hampir sama dengan kualitas dan tenago mesin yang lebih mumpuni. Alasan anak gadih tu cieknyo,”soalnya jazz imut sih, temen2 aku juga pakai jazz semua…”
Dari tadi ambo mangomentari urang se dari tadi, kawan ambo batanyo “waang ko sabanyo kritis atau iri sabanyo ko…?” ambo takajuik dan manjawab sekenanyo “duo2nyo..”he..he..
-diadaptasi dari komik beni dan mice di KOMPAS-

Bukan minang kalau tak merantau (?)

Bukan minang kalau tak merantau (?)

Kapatang rang gaek laki2 ambo pai manjanguak urang maningga di padang gantiang. Katiko rang gaek ambo lah baliak dari situ, ibu batanyo “lah bakubuan uan tu ?”pertanyaan klasik yang selalu ditanyakan katiko mananyoan urang yang baliak dari manyilau urang maningga…Dan biasanyo dijawab pulo dengan jawaban yang klasik pulo (khusus urang minang), “alun lai, kini manunggu anaknyo dari jakarta pulang, kabanyo lah barangkek tadi pagi…”.
Urang minang dari jaman dulu memang terkenal dari dahulu suko marantau ka nagari urang dek dirumah baguno balun..makonyo ndak heran kalau ado urang awak nan maningga di kampuang pasti muncul ungkapan-ungkapan…”alun bakubuan mayat lai , dek manunggu anaknyo dari jakarta/pekanbaru/batam/surabaya/banduang/etc..daerah lainnyo di indonesia.. malahan kalo zaman kini bisa jadi manunggu anaknyo dari malaysia/singapore(indak sungai pua do wan)/amerika/japang/etc…..
Budaya marantau juga menyebabkan urang awak tersebar dimano2..liek se lah rumah makan padang bara banyak e di jawa tu, tiok suduik…! Sampai-sampai ado anekdot nan mangatoan, katiko astronot amerika, Neill Armstrong sampai di bulan yang partamo kali nampak dek nyo adolah RM Padang…antah itu simpang raya, sederhana, pagi sore, siang malam..yo kurang jaleh dek ambo.. he..he..
Urang awak biasonyo ndak amuah baliak ka kampuang jo tangan hampa apolai dalam keadaan terhina, makonyo jarang urang awak ndak amuah nan jadi TKI. Kok dapek pulang ka kampuang mambawo oto rancak, walau kadang2 tu sewaan. Atau mampagagah rumah gadang di kampuang, manyumbang mambuek masjid sebagai bukti eksistensi dan kesuksesan diri di tanah rantau…
Apo sajo profesi urang awak di tanah rantau, 90 % urang awk di rantau biasonyo manggaleh, mulai dari DVD bajakan di tapi jalan sampai pengusaha restoran yang kayo rayo, gayanyo selalu ingin tampil necis walaupun itu pedagang kaki limo kok paralu jamnyo tu disepuh samo ameh talinyo…Terlepas dari semua itu perantau juga merupakan urang2 yang bajaso ka kampuang terutamo untuk donatur, tamasuak managakan kembali istano basa nan tabaka kapatangko.
Kalau diliek2 budaya marantau ko memang rancak, dapek manakan angka pengangguran setidaknyo untuak wilayah sumatera barat dan dapek membentuk individu2 yang berjiwa enterpreneur yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Budaya marantau memang punyo urang minang, tapi bagaimana bagi urang yang indak marantau..yooo.. kalau kasadonyo tingga di nagari urang siapo pulo lai nan ka maabehan anak kamanakan..

Older entries »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.